Ingin Konsultasi Promil? Siapkan Langkah ini Agar Anda bisa segera Hamil

Ingin Konsultasi Promil? Siapkan Langkah ini Agar Anda bisa segera Hamil

Apakah Bunda ingin konsultasi promil ke Dokter Kandungan? Atau ingin tahu tahap-tahap apa saja sih yang biasanya harus dijalani selama program untuk hamil. Simak dulu rangkuman berikut.

Umumnya tahap-tahap yang harus dilewati seperti:

  1. Pertama kali datang, biasanya Dokter kandungan akan menanyakan riwayat kesehatan istri atau suami. Ada Dokter yang langsung memeriksa rahim istri dengan USG untuk mengetahui apakah ada kista, miom dan kondisi rahim.
  2. Jika usia pernikahan sudah lebih dari 1 tahun atau istri sudah berusia lebih dari 30 tahun, Dokter spesialis kandungan biasanya memberikan obat penyubur bagi istri seperti profertil.
  3. Untuk kondisi suami, Dokter akan memberikan surat pengantar ke Lab. untuk mengecek kondisi sperma suami.
  4. Dokter memberikan surat pengantar untuk pemeriksaan darah dan urin istri.
  5. Sesi tanya jawab mengenai gaya hidup dan kehidupan seksual suami istri.

Pemeriksaan yang biasa dilakukan seperti:

  • Pemeriksaan Riwayat pasien, biasanya dimulai dengan riwayat pasien, riwayat penyakit, riwayat operasi, riwayat perkawinan, pola hubungan intim, riwayat kehamilan (bila pernah), siklus haid, dan sebagainya.
  • Pemeriksaan Fisik, secara umum (tekanan darah, berat badan, tinggi badan) dan pemeriksaan fisik ginekologis (kandungan). Dokter akan menilai organ genitalia eksterna (bagian luar) seperti vulva, vagina dan mulut rahim, dan pada saat bersamaan akan dilakukan pemeriksaan organ genitalia interna (bagian dalam) menilai kondisi rahim, indung telur dan mencari adanya tumor kandungan.
  • Pemeriksaan Ultrasonografi (USG), pemeriksaan USG idealnya dilakukan menggunakan alat yang dimasukkan ke dalam vagina (transvaginal) atau jika tidak ada dapat menggunakan USG transabdominal (melalui dinding perut yang membutuhkan kondisi kandung kemih penuh guna memudahkan pemeriksaan). Dilakukan untuk melihat anatomi rahim, indung telur, saluran telur dan adanya massa (tumor) kandungan seperti kista, mioma, polip dan sebagainya.
  • Pemeriksaan Histerosalpingografi (HSG), tindakan ini dilakukan di bagian radiologi, berfungsi untuk menilai rongga rahim dan saluran telur (tuba falopii). Pemeriksaan dilakukan pada hari ke 9-11 siklus menstruasi. Pasien sebaiknya tidak melakukan hubungan intim paling sedikit 2 hari sebelum tindakan.
  • Pemeriksaan Histerosonografi (SIS), pemeriksaan ini merupakan alternatif bagi pemeriksaan HSG apabila terdapat reaksi alergi zat kontras, tidak adanya peralatan rontgen atau pada pasien dengan riwayat hamil dan melahirkan sebelumnya (infertilitas sekunder). Tindakan SIS mirip dengan Hidrotubasi.
  • Pemeriksaan Laboratorium, dalam kasus infertilitas penting dilakukan pemeriksaan hormon reproduksi yaitu hormon FSH, LH, Estradiol, dan Prolaktin pada hari ke 2-3 siklus haid dan hormon progesteron pada hari ke-21 siklus menstruasi. Bila terdapat riwayat keguguran berulang maka perlu pemeriksaan mendeteksi adanya Sindroma Antifosfolipid (APS) dengan memeriksa Antibodi Anticardiolipin (ACA) dan Lupus Antikoagulan. Jika dicurigai kelainan Sindroma ovarium polikistik (PCOs) maka akan ditambahkan pemeriksaan hormon insulin puasa, glukosa puasa dan pemeriksaan kearah hiperandrogen.
  • Pemeriksaan Analisis Sperma, pemeriksaan dilakukan suami setelah menghindari sanggama selama 3-4 hari. Sebaiknya pemeriksaan dilakukan di laboratorium dengan masturbasi. Pemeriksaan dengan melakukan sanggama boleh dilakukan jika dijumpai kesulitan untuk masturbasi.

Jika Ayah dan bunda malas atau tidak punya waktu untuk melakukan konsultasi ke dokter kandungan. Bunda bisa konsultasi dengan kami mengenai masalah promil anda. Bunda bisa konsultasi promil dengan cara WA atau BBM ke kami di nomor: 085226228003, BBM:D6C0AAB6. Sudah banyak yang berhasil dengan promil yang kami sarankan dan setiap harinya ada yang berhasil hamil. Semoga ini jalan bunda untuk segera mendapatkan momongan.